SMK NU Ma’arif Kudus Siap Menjadi SMK PUSAT KEUNGGULAN

0
1216
SMK NU Ma'arif Kudus
SMK NU Ma'arif Kudus

SMK NU MA’ARIF KUDUS SIAP MENJADI SMK PUSAT KEUNGGULAN
Link profile singkat SMK Pusat Keunggulan 
https://youtu.be/XnQFWpMwXaI

SMK sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan tamatan yang memiliki ketrampilan, pengalaman, sikap dan nilai berdasarkan standar nasional dan global perlu terus ditingkatkan. Untuk meningkatkan mutu SMK tersebut adalah penyediaan sarana dan prasarana pendidikan terutama alat praktek yang mengacu pada kebutuhan IDUKA.

Kegiatan praktek di SMK NU MA’ARIF KUDUS selama ini diutamakan untuk pekerjaan pesanan yang terintegrate dengan pola Product Base Education And Training (PBET) untuk memenuhi job pesanan dari perusahaan rekanan dengan menggunakan mesin yang ada, sehingga hasil yang diharapkan masih belum maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan kerja sama industri terutama yang berada di kawasan terdekat dan bisa menghasilkan hasil praktek dibutuhkan sesuai dengan standart IDUKA.

Dalam hal ini peningkatan kualitas dan kinerja SMK untuk menjadi pusat keunggulan sesuai dengan kebutuhan IDUKA, dengan rancangan kurikulum yang dikembangkan bersama IDUKA yang dapat mengkolaborasi PBET berbentuk Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) atau Pembelajaran Berbasis Industri (melalui Praktek Kerja Industri), dan/atau meliputi:

  1. Peningkatan persentase guru yang bersertifikasi yang diakui IDUKA
  2. Praktek kerja lapangan yang dikembangkan bersama IDUKA;
  3. Sarana prasarana yang sesuai kebutuhan IDUKA sektor Ekonomi Kreatif;
  4. Persentase lulusan yang terserap IDUKA 1 tahun setelah lulus minimal 60%.

Sehingga SMK mempunyai rencana pengembangan dan keberlanjutan Pusat Keunggulan (Center of Excellence), termasuk pengembangan pelatih Pusat Keunggulan (Center of Excellence)

Dari kegiatan ini diharapkan SMK NU Ma’arif dapat meningkatkan kualitas dan kinerja untuk menjadi pusat keunggulan sesuai dengan kebutuhan IDUKA. Kurikulum akan dirancang dan dikembangkan bersama industri sehingga terjadi keselarasan kurikulum antara sekolah dan Industri. Pada Sarana prasarana di standarkan sesuai kebutuhan industri, terlaksananya magang guru bersertifikasi, adanya program PKL dikembangkan dengan IDUKA sesuai dengan LINk AND MACH hingga mutu lulusan relevan dengan kebutuhan Industri sehingga prosentase lulusan terserap minimal 60%. Program pengembangan pelatih Pusat Keunggulan untuk sekolah sekitar. Dengan Menyusun rencana pengembangan dan keberlanjutan pusat Keunggulan.

Salah satu Prestasi sekolah penerapan budaya industri adalah juara 1 pengelolaan sekolah berbasis industri program Pintar Bersama Daihatsu ( PBD )